SIM, Evi Nurmala Dewi, Prof. Dr. Ir. Hapzi ali,
M.M, CMA, Implementasi Sistem Informasi pada perusahaan, Universitas Mercu
Buana, 2018
Nama :
Evi Nurmala Dewi
NIM :
43116010106
Dosen Pengampu : Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, M.M, CMA
Pertemuan 1
1. Sistem Informasi Manajemen adalah sistem
perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi
pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen
untuk memecahkan masalah bisnis.
2. PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN),
Sistem yang digunakan dari PT SEIN adalah Global Digital Logistic System (GDLS)
yang digunakan untuk invertori milik perusahaan
Fungsi dari sistem GLDC ;
·
Persediaan barang yang
tersedia.
·
Mengetahui pengiriman barang
dari pusat ke cabang atau sebaliknya.
·
Membuat jadwal-jadwal
pengiriman barang.
·
Mengethaui nilai barang yang
telah dikirim/diterima termasuk nilai tambahan lainnya.
·
Mengetahui adanya barang yang
dikarenakan tidak laku atau barang rusak.
Implementasi dari penerapan Sistem
Informasi Manajemen di Perusahaan PT Samsung Electronics
Indonesia (SEIN)
PT Samsung Electronics
Indonesia (SEIN) mempunyai sebuah portal yang bisa diakses oleh para karyawan
SEIN yang berada di seluruh indonesia, yang dinamanakan Samsung Electronics
Enterprise Portal atau biasa disebut SEEP. seluruh karyawan mempunyai akses
untuk mendapat data-data yang dibutuhkan di portal ini. akses tersebut berupa
email resmi dari PT SEIN yang dapat dipakai untuk log in ke dalam portal untuk
memperoleh atau memberikan informasi terbaru mengenai data perusahaan.
Pertemuan 2
Apa saja karakteristik Sitem Informasi untuk
keunggulan bersaning dan kenapa Sistem Informasi Penting dalam perasaingan
bisnis yang semakin kompetitif saat ini.
Karakteristik Sistem informasi dapat mencapai
keunggulan kompetitif pada tiga tingkatan yaitu : keunggulan strategis,
keunggulan taktis dan keunggulan operasional. Berikut ini adalah penjelasannya
;
1. KEUNGGULAN STRATEGIS
Keunggulan strategis (strategic advantage) adalah
keunggulan yang memiliki dampak fundamental dalam membentuk operasi
perusahaan.Sistem informasi dapat digunakaan untuk mencapai keunggulan
stratergis. Manajer pada tingkat perencanaan strategis dapat meraih keunggulan
strategis dengan mempergunakan sistem informasi untuk membedakan perusahaannya
dan para pesaing. Tingkat strategis akan menentukan arah dan tujuan perusahaan,
namun tetap masih terdapat kebutuhan akan suatu rencana yang dapat mencapai
suatu strategis yang menyadari arti penting dari keamanan.
2.
KEUNGGULAN TAKTIS
Sebuah perusahaan mendapatkan keunggulan taktis
(tactical advantage) ketika perusahaan tersebut mengimplementasikan strategi
dengan cara yang lebih baik dari para pesaingnya. Manajer tingkat pengendalian
manajemen (tingkat menengah) dapat meraih keunggulan taktis dengan mengarahkan
perancangan sistem informasi yang memiliki alat penghubung umum, seperti
browser Web untuk mengakses internet, yang memungkinkan pelanggan memiliki
akses langsung atas informasi. Keputusan keunggulan strategis adalah menjadikan
sistem informasi perusahaan tersedia bagi para pelanggan untuk meningkatkan
layanan pelanggan. Perusahaan mengembangkan suatu sistem informasi taktis yang
tidak hanya akan meningkatkan kepuasan pelanggan, namun juga akan meingkatkan
profitabilitas.
3.
KEUNGGULAN OPERASIONAL
Keunggulan operasional (operational advantage)
adalah suatu keunggulan yang berhubungan dengan transaksi dan proses
sehari-hari. Disinilah sistem informasi akan berinteraksi secara langsung
dengan proses. Manajer pada tingkat pengendalian operasional (tingkat paling
rendah) dapat meraih keunggulan opersional dengan mengembangkan sistem
informasi yang menawarkan produk-produk komplementer ketika pelanggan mengakses
pesanan mereka sebagai salah satu cara untuk secara bersamaan meningkatkan penjualan
dan mendukung kepuasan pelanggan.
Ketika tiga tingkatan diatas bekerja untuk
mencapai tujuan yang sama, maka perusahaan akan dapat meraih potensi keuntungan
yang paling besar. Sistem informasi yang terpegaruh oleh ketiga tingkat ini
akan memiliki kemungkinan terbaik untuk meningkatkan kinerja sebuah perusahaan
secara substansial.
kenapa Sistem Informasi Penting dalam perasaingan
bisnis yang semakin kompetitif saat ini.
Karena
Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa
perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerjanya. Penerapan
Teknologi informasi dan komunikasi tentu akan berdampak pada perubahan
kebiasaan kerja. Contoh : penggunaan
intranet untuk helpdesk technical support yang memanfaatkan teknologi Local
Area Netwok akan meminimalkan penggunaan kertas kerja pada operasional bisnis
perusahaan. Selain itu pemanfaatan internet sebagai sarana untuk website
perusahaan yang berfungsi sebagai online company profile juga akan meminimalkan
anggaran keuangan perusahaan untuk mencetak company profile, bahkan dengan
adanya website tersebut akan meningkatkan good corporate image terhadap
pesaing, partner bisnis dan konsumennya. Dengan adanya internet juga dapat
digunakan untuk komunikasi antar karyawan dalam divisi yang sama maupun berbeda
divisi bahkan untuk komunikasi dengan konsumen dan partner bisnisnya dapat
menggunakan email dan messenger. Hal ini tentu dapat meminimalkan penggunaan
kertas dan biaya telepon / fax, juga dapat mengurangi biaya transport untuk visit
ke konsumen. Penggunaan computer juga memudahkan pekerjaan karyawan perusahaan,
karena pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dengan tingkat kesalahan yang
minim. Apalagi jika perusahaan menerapkan computer based information system
dimana system informasi perusahaan tersebut dibuat sedemikian rupa saling
terhubung (integrated) dan mengotomatiskan pekerjaan-pekerjaan rutin
operasional, seperti misalnya pencetakan kwitansi akan terhubung langsung
dengan laporan keuangan perusahaan.
Referensi :
https://melishaputri.wordpress.com/2012/10/14/sistem-informasi-untuk-keunggulan-kompetitif/
Jelaskan Sistem dan Komponen Sistem Informasi di
perusahaan saudara atau Sistem Informasi yang saudara ketahui dan pernah
terlibat di dalam sistemnya atau sebagai
user-end user pada sistem tersebut.
1.komponen Sistem informasi
- Komponen
input
Input bisa
dikatakan sebuah masukan yang dimasukkan kedalam Sistem informasi.
-
Komponen model
Model merupakan kumpulan prosedur yang sudah
ditetapkan untuk mengolah data yang tersimpan didalam basis data dan
menampilkannya kedalam sebuah keluaran
-
Komponen output
Output atau bisa juga disebut keluaran dari sebuah
informasi yang ada, beserta dokumentasi yan berguna untuk semua tingkatan
manajemen serta pemakai sistem.
-
Komponen teknologi
Teknologi merupakan alat dasar yang membangun
sebuah Sistem informasi, teknologi ini berfungsi untuk menerima input,
menjalankan model, menyimpan atau mengakses data, menghasilkan srta mengirimkan
output serta memantau pengendalian sistem.
-
Komponen basis data
Basis data merupakan kumpulan data yang saling
berhubungan yang tersimpan didalam komputer dengan menggunakan software
database.
-
Komponen kontrol
Kontrol merupakan sebuah pengendalian terhadap
Sistem informasi agar menghindari gangguan yang ada.
2. Skema Sistem informasi berbasis komputer di
organisasi
-
Sistem Otomatisasi Kantor (Office Automation System) dan Sistem kerja
Pengetahuan (Knowledge Work System)
Kedua sistem ini bekerja pada level Knowledge.
Sistem Otomatisasi Kantor (Office Automation Systems) mendukung pekerja data,
yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya menganalisis
informasi sedemikian rupa untuk transformasikan data atau memanipulasikannnya
dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya secara keseluruhan dengan
organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi. Aspek-aspek Sistem Otomatisasi
Kantor (Office Automation Systems) seperti word processing, spreadsheets,
presentasi.
-
Sistem informasi Manajemen (Management Information System)
Sistem ini tidak menggantikan Sistem Pemrosesan
Transaksi (Transaction Processing Systems), tetapi mendukung spektrum
tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi
(Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat
keputusan. Sistem informasi Manajemen menghasilkan informasi yang digunakan
untuk membuat keputusan, dan juga dapat membantu meyatukan beberapa fungsi
informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).
-
Sistem pendukung keputusan (Decision Support Systems).
Sistem ini hampir sama dengan Sistem informasi
Manajemen karena menggunakan basis data sebagai sumber data. Sistem ini bermula
dari Sistem informasi Manajemen karena menekankan pada fungsi mendukung pembuat
keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang
eklusif pembuat keputusan.
-
Sistem Ahli (Expert System) dan Kecerdasan Buatan (Artificial
Intelegent)
Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk mengembangkan
mesing-mesin yang berfungsi secara cerdas. Tahapnya adalah dengan memahami
bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem
sampai kesimpulan logikanya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan
pemikiran kecerdasan buatan untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya
lewat pengguna bisnis. Sistem ahli yang disebut juga dengan sistem berbasis
pengetahuan (Knowlege Based Systems) secara efektif menangkap dan menggunakan
pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu
organisasi. Berbeda dengan sistem pendukung keputusan, sistem ini meninggalkan
keputusan terakhir agi pembuat keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi
solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus.
-
Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (Group Decision Support Systems)
dan Sistem Kerja Kolaborasi
Dukungan Komputer (Computer Support Collaborative Work Systems)
Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama untuk
membuat keputusan semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka group Decision
Support Systems (DSS) menjadi suatu solusinya.
-
Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support Systems)
Sistem tergantung pada informasi yang dihasilkan
oleh Sistem Pengolahan Transaksi. Sistem ini membantu para eksekutif megnatur
interaksinya dengan lingkungan eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan
pendukung komunikasi di tempat-tempat yang bisa diakses seperti di kantor.
Pertemuan 3
Setiap perusahaan umumnya saat ini telah
implementasikan Sistem Informasi sesuai dengan aktivitas bisnisnya. Jelaskan
Sistem Informasi yang di implementasi pada perusahaan/kantor tempat saudara
berkerja. Kiranya ada yang belum berkerja dapat membuat asumsi. Apa saja kelemahan
Sistem Informasi yang di implementasikan pada perusahaan saudara.
Implementasi dari penerapan Sistem Informasi
Manajemen di Perushaan PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN)
PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) mempunyai
sebuah portal yang bisa diakses oleh para karyawan SEIN yang berada di seluruh
indonesia, yang dinamanakan Samsung Electronics Enterprise Portal atau biasa
disebut SEEP. seluruh karyawan mempunyai akses untuk mendapat data-data yang
dibutuhkan di portal ini. akses tersebut berupa email resmi dari PT SEIN yang
dapat dipakai untuk log in ke dalam portal untuk memperoleh atau memberikan
informasi terbaru mengenai data perusahaan.
PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN), Sistem
yang digunakan dari PT SEIN adalah Global Digital Logistic System (GDLS) yang
digunakan untuk invertori milik perusahaan
Fungsi dari sistem GLDC ;
·
Persediaan barang yang tersedia.
·
Mengetahui pengiriman barang dari pusat ke cabang atau sebaliknya.
·
Membuat jadwal-jadwal pengiriman barang.
·
Mengethaui nilai barang yang telah dikirim/diterima termasuk nilai
tambahan lainnya.
·
Mengetahui adanya barang yang dikarenakan tidak laku atau barang rusak.
Jelaskan jenis-jenis Sistem Informasi yang banyak
di implementasi pada perusahaan manufaktur atau jasa, dalam upaya meningkatkan
efektivitas dan efisiensi aktivitas bisnis yang lingkungannya sangat cepat
berubah dan persaingan yang semakin kompetitif dalam era Globalisasi saat ini,
Penerapan sistem informasi di suatu perusahaan
merupakan salah satu cara dalam memenangkan persaingan yang semakin ketat dan
menjadikan informasi sebagai sumberdaya yang harus dikelola dengan tepat,
sehingga tercipta suatu sistem terpadu yang menyediakan informasi untuk
mendukung kegiatan operasional, manajemen dan fungsi penentu pengambilan
keputusan bisnis yang tepat. Penerapan sistem informasi baru juga akan
mengalami masalah yang jika tidak diselesaikan akan menimbulkan inefisiensi dan
inefektivitas dalam pemberdayaan sumber daya potensial. Oleh karena itu,
sebelum melakukan upaya pengembangan dan implementasi, harus dilakukan proses
konsiderasi secara multidimensi terhadap berbagai variabel yang mungkin
berpengaruh terhadap kesuksesan suatu sistem baru.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kesukesan penerapan
sistem informasi, antara lain adanya dukungan dari manajemen eksekutif,
keterlibatan end user (pemakai akhir), penggunaan kebutuhan perusahaan yang
jelas, perencanaan yang matang, dan harapan perusahaan yang nyata. Sementara
alasan kegagalan penerapan sistem informasi
antara lain karena kurangnya dukungan manajemen eksekutif dan input dari
end-user, pernyataan kebutuhan dan spesifikasi yang tidak lengkap dan selalu
berubah-ubah, serta inkompetensi secara teknologi.
peppy48.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2012/09/25/pembangunan-dan-penerapan-sistem-informasi-suatu-perusahaan
Pertemuan 4
1.
Jelaskan Figure 4.1 lnformation
Systems Are Developed to Support Organizational Levels and Areas (dari modul minggu ini)
2.
Jelaskan Jelaskan bidang aplikasi Sistem Informasi Perkantoran (Office
Automation/OA) yang banyak di implementasikan pada perkantoran modern saat ini
dan atau bagaimana dengan Sistem Informasi di kantor saudara implmentasi office
Automation apa saja ? (lihat Figure 4.2 An OA Model)
Otomatisasi Kantor (Office Automation) digunakan
oleh semua orang yang bekerja di dalam kantor. Pada dasarnya ada 4 kategori
pengguna Otomatisasi Kantor, yaitu :
·
Manajer
Orang yang bertanggung jawab mengelola sumber daya
perusahaan, terutamaSDM.
·
Profesional
Profesional tidak mengelola orang, tetapi
menyumbangkan keahlian khususnya
Misalnya : Pembeli, wiraniaga, dan asistenstaff
khusus Manajer dan professional secara bersama dikenal sebagai pekerja
terdidik.
·
Sekretaris
Biasanya ditugaskan pada pekerja terdidik tertentu
untuk melaksanakan berbagai tugas seperti menangani korespondensi, menjawab
telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
·
Pegawai administratif
Melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti
mengoperasikan mesin fotocopy, menyusun dokumen, menyimpan DO Aplikasi
Otomatisasi Kantor
·
Word Processing
Word processing adalah penggunaan suatu peralatan
elektronik yang secara otomatis melakukan beberapa tugas yang diperlukan untuk
membuat dokumen ketik atau cetak.
Word processing memberikan kontribusi terhadap
pemecahan masalah dengan memberikan kemampuan kepada manajer untuk membuat
komunikasi tertulis yang lebih efektif untuk diberikan kepada anggota lain.
·
Electronic Mail
Electronic mail yang dikenal dengan e-mail adalah
penggunaan jaringan computer yang memungkinkan pemakai untuk mengirim,
menyimpan dan menerima pesan dengan menggunakan terminal computer dan peralatan
penyimpanan.
·
Voice Mail
Voice mail persis sama dengan electronic mail.
Perbedaannya bahwa anda hanya mengirimkan pesan dengan mengucapkan pesan
tersebut melalui telepon dan bukan mengetiknya. Dan anda menggunakan telepon
untuk memanggil pesan yang telah dikirimkan kepada anda.
Voice mail memerlukan komputer dengan kemampuan
menyimpan pesan audio dalam bentuk digital dan mengubahnya kembali menjadi
benuk audio saat dipanggil.
·
Electronic Calendaring
Electronic calendaring adalah penggunaan jaringan
komputer untuk menyimpan dan memanggil acara yang telah ditetapkan oleh
manajer. Electronic calendaring bersifat khusus diantara aplikasi otomatisasi
kantor, karena ia hanya menyusun terjadinya komunikasi bukan mengkomunikasikan
informasi.
·
Audio Conferencing
Audio conferencing adalah penggunaan peralatan komunikasi suara untuk membuat
hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara geografis untuk tujuan
melakukan konferensi.
Audio conferencing adalah aplikasi Office
Automation pertama yang tidak memerlukan komputer. Ia hanya memerlukan
penggunaan fasilitas komunikasi audio dua arah.
·
Video Conferencing
Video conferencing melengkapi signal audio dan
signal video. Peralatan televisi digunakan untuk mengirim dan menerima signal
audio dan video.
Orang yang berada dalam suatu lokasi dapat melihat
dan mendengar suara orang yang berada di lokasi lain selagi konferensi
dilakukan.
Tiga konfigurasi video conferencing ( tergantung
pada peralatan yang digunakan), yaitu:
1)
Video satu arah dan audio satu arah
2)
Video satu arah dan audio dua arah
3)
Video dan audio dua arah
·
Computer Conferencing
Computer conferencing adalah penggunaan jaringan
komputer, sehingga member kemampuan seseorang untuk melakukan pertukaran
informasi selama proses terjadinya konferensi. Aplikasi ini hampir sama dengan
electronic mail, karena kedua aplikasi ini menggunakan hardware dan software
yang sama.
Istilah ‘teleconferencing’ digunakan untuk
menjelaskan ketiga bentuk alat elektronik untuk konferensi.
Teleconferencing digunakan dalam seluruh proses
pemecahan masalah yang gunanya untuk menukar informasi diantara pemecah masalah
(orang-orang yang memecahkan masalah) yang berada di kota yang berlainan.
·
Facsimile Transmission
Facsimile transmission yang biasanya disebut fax,
adalah penggunaan peralatan khusus yang dapat membaca tampilan dokumen pada
ujung channel komunikasi dan membuat salinan atau copy di ujung yang lain. Fax
sangat mudah diimplementasikan dan dioperasikan. Jalur telepon suara dapat
berfungsi sebagai channelnya dan pengoperasian peralatannya tidak lebih sulit
daripada mengoperasikan mesin fotocopy.
·
Video Text
Video text adalah penggunaan computer untuk tujuan
memberikan tampilan materi tekstual pada layar crt. Materi tekstual dapat
berbentuk naratif atau tabulasi, dan ia disimpan dalam penyimpanan sekunder
pada computer.
·
Image Storage and Retrieval
Beberapa jenis perusahaan mempunyai volume dokumen
yang besar, sehingga mereka harus menyimpannya dalam file agar informasi dapat
dipanggil atau didapatkan kembali jika diperlukan.
Untuk mengatasi masalah mengenai penyimpanan dan
pemanggilan tampilan maka digunakan microform, yang berupa microfilm dan
microfiche. Microform akan mengurangi kebutuhan ruang yang diperlukan oleh
dokumen kertas sampai sekitar 97%. Image storage and retrieval digunakan dalam
pemecahan masalah ketika ia diperlukan untuk melihat kembali dokumen historis
untuk tujuan pemahaman masalahnya
·
Desktop Publishing
Desktop publishing atau dtp adalah pembuatan
output tercetak yang kualitasnya hampir sama dengan yang dihasilkan oleh
typesetter.
Sistem desktop publishing terdiri atas
mikrokomputer dengan layar crt yang beresolusi tinggi, printer laser, software
desktop publishing.
Pertemuan 5
1. Jelaskan bahwa pemberdayaan data secara elektronik lebih baik dari pada
manual
2. Mengapa software pesanan melalui konsuktan IT
(outsourcing) lebih mahal dari software
jadi yang ada di pasaran software aplikasi ?
1). Pengolahan data secara elektronik merupakan
serangkaian kegiatan yang dimaksudkan untuk penyediaan informasi dengan
menggunakan computer yang mencakup pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, dan
pengawasan hasil olahan tersebut. Pengertian diatas menunjukan dengan jelas
bahwa langkah pertama dalam proses pengolahan data ialah pengumpulan data. Para
pengambil keputusan memerlukan informasi yang bermutu tinggi. Oleh karena itu
para tenaga professional yang berkecimpung dalam kegiatan pengolahan data harus
berupaya agar dalam menjalanka fungsinya, terdapat jaminan bahwa mutu data yang
dikumpulkan tinggi, relevan dengan kepentingan pemakai, digali dari sumber yang
dapat dipercaya baik internal maupun eksternal.
Langkah kedua ialah pengolah data, yaitu proses
mengubah bentuk dan makna data menjadi infomasi dan dapat digunakan dalam
mendukung berbagai kegiatan pengambilan keputusan. Perubahan bentuk dan makna
tersebut bersifat kritikal karena pada dirinya data tidak mempunyai nilai instrinsik
bagi pengambilan keputusan.
Langkah ketiga ialah penyimpanan. Keluaran
pengolahan data berupaya informasi harus disimpan sedemikian rupa sehingga
keamanannya terjamin, hemat biaya dan mudah ditelusuri dan diambil apabila
diperlukan. Pentingnya pengamanan informasi dapat dilihat dari paling sedikit
tiga sudut pandang, yaitu agar tidak jatuh ketangan orang atau pihak yang tidak
berhak, aman terhadap kerusakan karena tempat dan cara penyimpanan yang tidak
tepat, aman terhadap kerusakan karena tempat dan cara penyimpanan yang tidak
tepat, aman dari bahaya kebakaran.
Langkah ke empat ialah pengawasan. Maksudnya ialah
agar system pengolahan data yang sudah ditetapkan diikuti sepenuhnya oleh para
penanggung jawabnya. Artinya urutan langkah yang perlu diambil benar-benar
diikuti karena dengan demikian mampu menghasilkan informasi yang memenuhi
kebutuhan berbagai pihak yang memerlukan.
2). Software Jadi
Software ini sudah dibuat di awal berdasarkan
riset ke lapangan sehingga secara pasti penyedia sudah membuat paket-paket
edisi yang cocok untuk berbagai bidang usaha yang ada di lapangan baik skala
mikro, kecil, menengah, maupun besar. Perusahaan melalui pebisnis atau pegawai
yang bersinggungan langsung dengan akuntansi dapat langsung memilih edisi apa yang
cocok atau paling tidak nyaris mendekati dengan alur bisnisnya. Tentunya
sebelum memilih edisi yang sudah jadi ini, perusahaan berhak konsultasi kepada
tim konsultan produk penyedia secara perinci sehingga memperoleh rekomendasi
yang tepat. Karena jenis software ini sudah dibuat diawal tanpa dimungkinkannya
pengubahsuaian program (tidak dapat dimodifikasi) namun hanya dimungkinkan
upgrade fasilitas, layanan purnajual pun terjamin, katakanlah pelatihan
(training) dan layanan bantuan baik gratis maupun berbayar. Penyedia menyajikan
layanan training agar pengguna bisa belajar, memahami, dan menyesuaikan diri
dengan prosedur input di software jadinya.
Sasaran perusahaan akan software jadi ini tidak
harus selalu perusahaan besar, tetapi juga institusi pendidikan, jasa, nirlaba,
perusahaan skala kecil bahkan dapat juga diimplementasikan untuk pembukuan
rumah tangga. Inilah mengapa software ERP dengan model yang sudah jadi ini
banyak menjadi incaran perusahaan dengan pertimbangan ke-simpel-annya,
implementasi cepat, dan jaminan layanan purnajualnya. Software jadi ini bisa
juga disebut sebagai software semi-ERP.
Software Pesanan
Menurut namanya, software ini memang dibuat
berdasarkan pesanan perusahaan alias belum ada wujud barunya jika belum ada
yang memesan. Penyedia akan membuat software ERP model pesanan ini jika ada
perusahaan yang menjadi prospek proyeknya. Karena modelnya berupa pesanan,
banyak tahapan yang harus dilalui oleh perusahaan agar pertimbangan memilih
software ini tidak salah langkah. Adapun tahapan yang harus dilalui sebagai
berikut:
-
Persiapkan data secara perinci alur kegiatan bisnis yang terdiri dari
setidaknya 3 alur utama yakni kegiatan operasional, kegiatan keuangan dan
akuntansi, dan kegiatan departemen sumber daya manusia (HRD).
-
Pertimbangkan apakah langkah menggunakan software ERP modifikasi/ pesanan
ini dapat mengembangkan kinerja perusahaan dan bagaimana proyeksinya.
-
Pertimbangkan apakah para pelaku usaha/ tenaga kerja sanggup
mengimplementasikan software ERP model ini.
-
Pertimbangkan anggaran beban yang harus dikeluarkan untuk investasi di
software ERP pesanan ini.Pemilihan penyedia/ vendor yang bonafide.
-
Konsultasikan secara lengkap semua poin 1 hingga 5 kepada penyedia.
Ini adalah 6 poin utama yang harus dilalui meskipun
ada poin lainnya yang mungkin bisa ditambahkan. Dari uraian di atas, yang akan
terlintas di pikiran Anda pasti pemilihan software model ini biasanya dilakukan
oleh perusahaan-perusahaan berskala besar. Ya, pemikiran Anda tepat. Pasalnya
dana yang wajib diinvestasikan untuk satu sistem ERP pesanan ini biasanya tidak
kurang dari ratusan juta rupiah dan tentunya memerlukan waktu berbulan-bulan
bahkan tahunan agar bisa memulai implementasinya (ini pun baru tahap awal).
Adapun kendala yang ditemui untuk memulai
penerapan software ERP pesanan adalah sebagai berikut:
1.
Investasi sangat mahal sebab ERP model modifikasi ini merupakan software
yang bisa diubahsuai (modified) berdasarkan kebutuhan perusahaan.
2.
Tidak ada jaminan keberhasilan implementasi di suatu perusahaan meskipun
ada juga perusahaan yang telah membuktikan keberhasilannya.
3.
Karena ia dibuat berdasarkan pesanan alur operasional perusahaan, proses
pembuatannya tidak jarang memerlukan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan.
4.
Hal ini dapat terjadi karena pihak penyelenggara harus menguji coba
software buatannya dan memastikan sedikit bug yang kemungkinan muncul.
5.
Lamanya pengembangan software dan implementasi inilah yang menjadi salah
satu sebab harganya sangat menjulang tinggi.
6.
Pelatihan yang berterusan kepada para pegawai yang menjalankan sistem ini.
7.
Biaya layanan purnajual seperti pemeliharaan dan bantuan yang cukup besar
dan biasanya dibayar di muka untuk jangka waktu tertentu.
Oleh sebab itu, investasi di bidang software ERP
harus dimulai dengan pembelajaran pengalaman dari suksesor terdahulu diiringi
dengan metode perencanaan yang tepat. Sebaiknya kenali skala bisnis Anda dan
kenali kebutuhan yang tepat.
Apakah software ERP tailor made cocok untuk Anda?
Jika ini bukan pilihan Anda, Anda layak mengintip software akuntansi dan
manajemen bisnisyang kami sediakan dengan mudah untuk berbagai jenis bidang
usaha. Intip di banner di bawah ini dan rasakan langsung kemudahannya
Pada tugas studi kasus saudara setelah
mengidentifiaksi masalah maka selanjutnya adalah menganalisa system informasi
serta menentukan alternative pengembangan system infomasi, berkaitan dengan
tema kuliah kita kali ini yaitu “Sumber Daya Komputasi dan Komunikasi”,
bagaimana saudara menganalisis system tentang sumber daya komputasi dan
komuniksai yang pada suatu perusahaan dan buatkant alternative pengembangan
system tersebut,
Pengembangan sistem metode alternatif dapat berupa
pengembangan sistem metode :
1.
paket (package)
Ketersediaan paket harus diperiksa, apakah paket
harus dibeli atau mengembangkan STI sendiri.
Kelebihan
• Kualitas paket yang baik
• Dapat digunakan sketika
• Harga paket relative murah
• Dapat digunakan untuk rekayasa ulang proses bisnis
• Kompatibel dengan sesame oengguna paket
Kelemahan
• Tidak sesuai untuk aplikasi yang unik
• Perbaikan, modifikasi dan pengembangan paket sulit dikerjakan sendiri
• Basis data tidak terintegrasi dengan aplikasi lainnya
• Ketergantungan dari pemasok
• Tidak memberikan keuntungan kompetisi
2.
metode prototip (prototyping)
Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan
pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses
interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan
ahli bisnis.
Keunggulan prototyping adalah :
1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang
dan pelanggan.
2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam
menentukan kebutuhan pelanggan.
3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan
sistem.
4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan
sistem.
5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai
mengetahui apa yang diharapkannya.
kelemahan prototyping adalah :
1. Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak
belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum
memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan
proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
3. Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak
menggambarkan teknik perancangan yang baik.
3.
metode pengembangan oleh pemakai (end user computing atau end user
devolopment)
Jika dampaknya sempit, yaitu hanya pada individu
pemakai sistem yang sekaligus pengembang sistem itu saja, maka EUC (end user
computing) dapat dilakukan. Sebaliknya jika dampaknya luas sampai ke organisasi,
pengembangan sistem EUC akan berbahaya, karena jika terjadi kesalahan,
dampaknya akan berpengaruh pada pemakai sistem lainnya atau pada organisasi
secara luas.
* Kelebihan
-
Menghindari masalah kemacetan di departmen sistem informasi jika harus dikembangkan
di departmen tsb.
-
Kebutuhan pemakai sistem dapat lebih terpenhi.
-
Meningkatkan keterlibatan pemakai didalam pengembangan sistem.
* Kekurangan
-
Tidak semua pemakai sistem mempunyai pemahaman tentang teknologi sistem
informasi.
-
Memiliki risiko mengganggu bahkan merusak sistem informasi lain.
-
Kelemahan teknis.
4.
metode outsercing.
Outsourcing adalah metode penggunaan sumber daya
manusia yang berasal dari pihak eksternal (pihak ketiga) untuk menangani atau
membangun sistem perusahaan dengan cara membeli aplikasi dengan
vendor.Perbedaan metode konvensional dengan metode alternatif. Dengan metode
pengembangan secara konvensional, yaitu metode siklus hidup pengembangan
sistem, yang dikembangkan oleh analisis sistem. Alasan menggunakan metode ini
digunakan untuk mengembangkan sistem teknologi informasi yang kompleks.
Selanjutnya pengembangan sistem teknologi informasi alternatif model paket
dilakukan dengan membeli paket perangkat lunak yang ada. Paket sekarang banyak
tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum seperti
tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum seperti
misalnya aplikasi akuntasi, keungan dan aplikasi-aplikasi lainnya. Jika paket
tersedia perusahaan tidak perlu merancang dan menulis program sendiri
aplikasinya.di dalam memilih paket, terdapat beberapa faktor yang harus
diperhatikan yaitu :
1) spesifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan
2) ketersedian paket
3) mengevaluasi kemampuan paket.
Apabila paket tidak tersedia, prioritas kedua biasanya
jatuh pada outsourcing. Berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah metode
prototyping. Metode prototyping banyak digunakan untuk mengembangkan sistem
teknologi informasi yang harus segera dioperasikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar